|
|||||
| WAPANNURI.COM | |||||
|
|||||
| Kesehatan | Pekerjaan | Komputer| Karakter | Kepemimpinan | Cinta | Teamwork | Ekonomi | Humor | Buku | FRIEND2F |
DAFTAR tulisanku tentang PEKERJAAN
|
LEBIH MEMAHAMAI TENTANG HIDUP INI, MENCARI KESEIMBANGAN DALAM HIDUP. SEKARANG JUGA !!Siang dan malam kita bekerja mencari uang untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas. Apalagi jika ditambah dengan masalah yang muncul tanpa diundang. Kadang kita ingin mati, namun merasa sayang karena banyak hal dalam hidup ini yang belum kita rasakan. Segala sesuatu tentang hidup ini begitu menggoda untuk dicoba atau mengerikan untuk dijalani. Yah inilah hidup ini. Ada suka dan ada duka, ada tantangan dan ada peluang. Saya yakin bahwa hidup ini penuh arti, hanya saja pandangan kita kabur karena tuntutan hidup yang edan-edanan. Coba tanyakan kepada diri anda, berapa uang sekolah anak anda ? Mulai kapan dia harus bersekolah ? Berapa uang kursusnya ? Berapa harga susu perkalengnya ? Berapa harga pakaiannya ? Uang jajannya ? Mainannya ? Itu untuk anak kita saja. Bagaimana dengan kebutuhan rumah tangga kita ? Sabun, shampoo, listirik, air, makanan anjing, baju kita ? Kado untuk pasangan hidup kita ? Jika saya teruskan, isi tulisan saya ini bakalan tentang kebutuhan hidup saja.... ha...ha...ha....
Beginilah ceritanya : Pebisnis Amerika itu sedang berada di dermaga sebuah desa kecil yang terletak di tepi pantai di Amerika Selatan ketika sebuah perahu kecil dengan hanya seorang nelayan merapan. Di dalam perahu kecil itu terdapat beberapa ikan tuna besar bersirip kuining. Orang Amerika itu memuji sang nelayan atas kualitas ikan-ikannya dan bertanya berapa lama waktu yang diperlukan untuk menangkap ikan – ikan itu. Nelayan itu menjawab, “Hanya sebentar.” Orang Amerika itu kemudian bertanya, “Apa yang kamu lakukan dengan sisa waktumu ?” Orang Amerika itu tertawa, “Saya seorang MBA Harvard dan saya bisa menolongmu. Kamu sebaiknya menghabiskan lebih banyak waktu untuk meangkap ikan dan, dengan hasilnya, membeli perahu yang lebih besar. Dengan hasil dari perahu yang lebih besar kamu bisa membeli beberapa perahu, dan akhirnya mempunyai armada perahu penangkap ikan. Kamu tidak perlu menjual hasil tangkapan kepada seorang tengkulak tetapi bisa menjualnya langsung kepada pabrik pengolah, dan akhirnya bisa membuka pabrik pengalengan sendiri. Dengan cara itu, kamu bisa mengawasi produk, pemrosesan, dan distribusinya. Kemudian kamu bisa meninggalkan desa nelayan kecil di tepi pandai ini dan pindah ke ibu kota negaramu, lalu ke Los Angles, dan akhirnya ke kota New York, yang memungkinkanmu mengelolah perusahanmu yang semakin besar.” Nelayan itu bertanya, “Tetapi tuan, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapainya?” “Lalu apa selanjutnya, Tuan ?” “Jutaan dolar, Tuan? Selanjutnya apa ?” ---------------------- end of story -------------------- HANYA SOAL PERBEDAAN GAYA HIDUP Kisah ini mengingatkan saya mengenai segala sesuatu yang telah saya lakukan dalam hidup ini. Saya bekerja di perusahaan orang sambil merintis usaha sendiri selama delapan tahun. Waktu kerja saya lebih dari delapan jam sehari, terkadang hari libur juga masih bekerja. Di waktu senggang saya menyempatkan untuk menulis kisah hidup saya melalui web ini untuk meninspirasi orang lain. Saya manusia biasa yang mempunyai rasa cape dan rasa jenuh. Terkadang saya bertanya – tanya tentang hidup ini. Apa maknanya? Apa artinya ? Apa tujuan hidup saya ? Apa yang terpenting ?
Saya melupakan sesuatu yang penting dalam hidup saya. Yah itu tadi, keseimbangan ! Keseimbangan antara diri saya, pekerjaan saya dengan teman-teman saya, dengan keluarga saya, dengan kesukaan saya. Semoga saja, ketika saya sudah berada di puncak kejayaan, masih ada teman-teman di samping saya untuk menikmatinya bersama. Tetap cinta mati ama istri saya dan memiliki tubuh yang kuat untuk bermain-main dengan anak-cucu saya. Gaya hidup saya harus saya rubah, bukan untuk keuntungan orang lain, tetapi untuk kepentingan diri saya sendiri, yang ujung-ujungnya mengarah kepada orang-orang dalam hidup saya. Kita bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja. Pandangan saya telah jelas kembali, terima kasih pak Nelayan. Teruskanlah pelayaranmu dengan menyentuh hati dan membuka mata orang lain yang membaca kisah hidup dirimu. |
|
| ©2008
- mY homE website - All Rights Reserved. © WEBMASTER HOTLINE : 031 - 7031 1231 |