|
|||||
| WAPANNURI.COM | |||||
|
|||||
| Kesehatan | Pekerjaan | Komputer| Karakter | Kepemimpinan | Cinta | Teamwork | Ekonomi | Humor | Buku | FRIEND2F |
DAFTAR tulisanku tentang PEKERJAAN
|
KECEWASiapa yang tidak pernah merasakan kecewa berarti hidup di surga. Siapa yang tidak pernah mengecewakan berarti Tuhan. Kecewa dan mengecewakan adalah salah satu bumbu kehidupan. Hal ini wajar dan manusiawi, sama dengan rasa senang, sedih, putus asa, bahagia, bergelora, dan sejenisnya (tau sendiri laah…) Jika memang kesemua hal ini normal, kenapa saat ini (bagi yang sedang dikecewakan dan mengecewakan orang lain) anda merasa tidak ada harapan lagi ? SAMA – SAMA MENDERITA Saya pernah dikecewakan orang lain (dan ini sering kali terjadi dalam hidup saya ha...ha…ha…) Tetapi kalau mengecewakan orang lain, jarang sekali loh. Kalo boleh sedikit buka – buka rahasia, salah satu alasan saya menulis artikel ini adalah karena saya baru saja mengecewakan seorang teman lama....sssst...... Ceritanya begini… Terjadilah hal tersebut… Seminggu setelah kejadian tersebut, hampir tiap hari saya dikomplain. Masalah ini-lah, masalah itu-lah, masalah ini dan itu-lah, dan banyak ini-itu-ini-itu-ini-dan-itu. Jadilah saya yang sangat – teramat – sangat menyesal dan feel guilty. Mengapa saya tidak begini (pada waktu itu), tidak melakukan itu, tidak bertindak seperti ini, tidak tanggap, tidak responsif, dan tidak…tidak…tidak….lainnya. (Sedihnya…) Sejujurnya, baru kali ini saya mengecewakan orang sedemikian dalamnya. Saya merasa sangat bersalah dan meyesal (andai saja waktu bisa dikembalikan….) Mata saya terbuka, bahwa seorang yang mengecewakan orang lain juga merasakan kesedihan yang mendalam. Bahkan mungkin lebih dalam dari pada orang yang dikecewakan. DIMAAFKAN DAN MEMAAFKAN Untungnya, lingkaran setan tersebut bisa dihentikan dengan satu kata saja, yaitu kata “maaf”. Mari kita memposisikan diri kita sebagai pihak yang dikecewakan. Apakah kita berhak untuk marah ? Apakah kita berhak untuk kecewa ? Dan apakah kita berhak untuk membalasa dendam ? Jika kita masih manusia, maka jawaban kita adalah PASTI! Kita mempunyai perasaan dan keinginan seperti itu (dan ini manusiawi loh…) Pertanyaannya yang harus kita sampaikan kepada diri kita adalah sampai sejauh mana…? Kita berpikiran bahwa semua keinginan kita, impian kita, bahkan seluruh harta kekayaan ktia sudah kita pertaruhkan di sana, namun hasilnya adalah kekecewaan. Hasil akhir yang tidak anda harapkan, tetapi kenyataannya memang benar – benar terjadi. Jika anda tidak murka berarti anda adalah Tuhan, atau paling tidak seorang manusia yang sempurna. Atau…yang lebih wajar lagi adalah anda orang tidak normal (alias miring). Yah, kita pihak yang dikecewakan berhak dan harus marah. Tetapi, sampai batas mana ? Sampai si pelaku mati ? Sampai si pelaku jadi gila ? Sampai si pelaku kehilangan pekerjaannya ? Sampai keturunannya ? Sampai anak-cucunya ? HUBUNGAN DAN SITUASI Dalam suatu hubungan selalu ada situasi yang dapat merusak hubungan tersebut. Baik itu dikecewakan, kesalahan, atau kesalahan yang terus menerus terjadi. Relatif lebih mudah untuk mempertahankan suatu hubungan dimana kesalahan yang terjadi sekali saja. Dan sangat mustahil untuk mempertahankan suatu hubungan dimana kesalahan yang terjadi berulangkali dan dalam konteks kesalahan yang sama. Jika hal itu menyangkut situasi hidup dan mati, manakah yang akan kita pertahankan ? Hubungan atau situasi ? Jika hal itu menyangkut hubungan hidup dan mati, manakah yang akan anda pertahankan ? Hubungan atau situasi ? Seandainya hidup itu sedemikian mudah maka kita bisa menjawab dengan gampang. Namun hidup yang kita lakoni tiap hari sedemikian rumit, ada akibat yang harus kita tanggung bila kita salah memilih dan ada ganjaran yang akan kita terima bila kita memilih yang benar. Saya sendiri tidak tahu harus memilih yang mana… Tetapi….setelah saya tau bahwa pihak yang mengecewakan juga menderita maka saya mengambil keputusan dalam hidup saya, Jika saya adalah pihak yang dikecewakan, saya tahu bahwa si pelaku juga menderita |
|
| ©2008
- mY homE website - All Rights Reserved. © WEBMASTER HOTLINE : 031 - 7031 1231 |