|
|||||
| WAPANNURI.COM | |||||
|
|||||
| Kesehatan | Pekerjaan | Komputer| Karakter | Kepemimpinan | Cinta | Teamwork | Ekonomi | Humor | Buku | FRIEND2F |
DAFTAR tulisanku tentang PEKERJAAN
|
PELUANG USAHA DI SAAT KRISIS EKONOMIPeluang selalu ada setiap saat. Terkadang kita tidak menyadarinya, dan seringkali kita tidak siap menangkapnya. Apa peluang usaha yang ada saat ini, saat krisis ekonomi melanda Indonesia dan dunia ? PENYEBAB KRISIS EKONOMI Amerika adalah negara pengkonsumsi terbesar di dunia. Barang - barang jadi maupun bahan mentah dibeli oleh AS. Taiwan menjual komputer-komputernya ke Amerika, Arab mengirimkan minyaknya, Cina mengirimkan barang kebutuhan sehari-hari yang dijual di Wal-Mart, Indonesia mengirimkan furnitur plus TKI-nya, Jepang, Korea, dan negara-negara lain yang tak terdengar oleh kita. Saking besarnya permintaan dari AS, pekerja-pekerja kita sampe lembur-lembur, gak nututi katanya.
Nah...inilah awal bencana negara kita dan negara-negara lainnya yang mengexport produknya ke AS. Peningkatan skala produksi membutuhkan modal, dan menangkap peluang membutuhkan kecepatan. Apa pilihannya ? Tentunya dengan berhutang alias kredit. Die for something OR Die for Nothing kata seorang teman saya di Travian Online Game. Di sisi penduduk AS, mereka sangat-sangat bersemangat untuk mengkonsumsi produk baru dan murah tersebut. Semangat mereka tambah membara karena dikipasi dengan kredit alias hutang. Pake dulu, bayarnya gampang....bisa dicicil atau dibayar tunai, bulan depan baru dilunasi aja... menguntungkan bukan ? Akhir bulan, lembar tagihan nongol. Hmmm...gak cukup neh buat lunasi ! Cicil aja....ato di-swap dengan kartu kredit lainnya. Kita harus cerdik memanfaatkan peluang dan fasilitas yang ada bukan... ha...ha...ha... betapa pinternya diriku. Di perusahaan pemberi kartu kredit, omzet mereka bertambah, dan ini adalah peluang emas. Ayo... cari klien lagi, yang banyak, yang kayak om Wapan (anggap aja orang Amrik). Mesti dipelihara nih orang ! Kita tambah pegawai marketing, tingkatkan sistem, kembangkan teknologi. Modalnya gampang, kita pinjam di Bank aja. Di Lehman brother aja, soalnya ada paket kredit lunak. Lehman Brother pun pusing dengan peningkatan omzetnya ...kesempatan... kesempatan... kesempatan. Pinjam AIG aja, ato citibank, atau freddie mac, pokoknya cepet ! Dan...sampailah kita pada yang namanya deadline alias waktu pembayaran. Di sinilah ujung si gunung es muncul ke permukaan. Gak ada yang mampu bayar ! BOOM si krisis ekonomi menampakkan dirinya. PELUANG USAHA YANG MUNCUL Saya menguraikan penyebab krisis ekonomi Indonesia dan dunia supaya bisa mengerti permasalahan sebenarnya. Dalam hal ini melihat dari sisi yang berbeda, dari fokus akibat krisis ke fokus penyebab krisis. Setelah melihat dari sudut yang benar, baru kita bisa menentukan langkah yang tepat yaitu menangkap peluang usaha yang muncul. Apa saja ? Saya ulangi secara singkat penyebab krisis ekonomi diatas, Pertanyaan saya, apakah semua orang (konsumen) mengurangi anggaran belanjanya ? Apakah semua orang terkena krisis ? Apakah semua produsen mengurangi produksinya ? Jawaban saya atas pertanyaan ini adalah sebagian besar IYA! Siapakah mereka ? Yang bertahan hidup adalah produsen yang modalnya konvensional (hutangnya sedikit!) dan konsumen yang konsumsinya juga konvensional (sedikit berhutang). Lalu, yang menunggu waktu adalah yang modalnya menggunakan hutang dan konsumen yang berbelanja dengan menggunakan kredit modern (alias ngawur)! Dari sisi produsen, mereka melihat bahwa pasar produk mereka memang menurun atau stagnan tetapi saingan mereka berdarah-darah. Artinya jatah kue untuk mereka bertambah banyak, berkurangnya pesaing berarti berkurangnya perang harga (siapa yang tidak doyang monopoli harga/barang? Bisa menentukan harga sesuai kehendaknya ?) Terakhir yang ada dalam pikiran saya, ekonomi dunia memang sedang krisis, tetapi bukan berarti semua orang tidak mampu beli barang. Masih banyak orang kaya yang ada di dunia ini, silahkan toleh ke kanan dan kekiri waktu jalan-jalan di mal, tanyakan kepada SPG – SPG pameran yang anda kunjungi mengenai penjualan mereka. Konsumen – konsumen yang mampu beli masih banyak tetapi mereka cerdik. Mereka mampu membeli namun saat ini berada dalam tahap menunda. Menunda untuk mendapatkan harga terbaik, dalam tanda kurung harga murah ! Ayooo yang merasa Event Organizer berpikir...berpikir...berpikir...berpikir merayu pembeli potensial ini. CARA PANDANG Saya memandang, banyak peluang usaha saat krisis ekonomi ini, bagaimana dengan anda ? Pada hari pembukaannya, Grand View (Topless) Cafe ini dikunjungi 200 orang. Mengapa ada yang mau bekerja sebagai pelayan di tempat ini ? Terpaksa ? Butuh uang ? Demi sesuap nasi ? Atau Peluang usaha ? |
|
| ©2008
- mY homE website - All Rights Reserved. © WEBMASTER HOTLINE : 031 - 7031 1231 |