|
|||||
| WAPANNURI.COM | |||||
|
|||||
| Kesehatan | Pekerjaan | Komputer| Karakter | Kepemimpinan | Cinta | Teamwork | Ekonomi | Humor | Buku | FRIEND2F |
DAFTAR tulisanku tentang CINTA
|
PRIA FEMINIM DAN WANITA MASKULINPria feminim di sini artinya pria setengah wanita, sementara itu wanita maskulin berarti wanita setengah pria. Itu bahasa halusnya, sementara bahasa kasarnya adalah homo, gay, banci, bencong, waria, lesbi, bocor alus, dan wadam. Kaum ini, suka atau tidak, ada dalam masyarakat kita. Baik dulu maupun sekarang. Bedanya, saat ini mereka lebih berani muncul ke permukaaan. Tulisan saya kali ini ditujukan untuk memahami penyebabnya, mengapa seseorang bisa menjadi pria feminim atau wanita maskulin.
DITAKDIRKAN MENJADI PRIA ATAU DICIPTAKAN SEBAGAI WANITA Jawabannya adalah hormon. Hormonlah yang membuat seseorang itu menjadi seorang pria atau wanita. Ketika unsur testosteron mendominasi perkembangan anda selama dalam kandungan maka anda ditakdirkan menjadi seorang laki-laki. Sebaliknya jika hormon esterogen yang mendominasi proses pertumbuhan dalam janin ibu anda maka akan muncul sebagai seorang gadis kecil. Bagaimana caranya dan sisi ilmiahnya ? Saya tidak tahu dan tidak kompeten untuk menjelaskan proses yang ajaib ini. Saya hanya bisa menjelaskan secara lucu dan sedikit lupa sana-sini....he...he...he... Tapi jangan kuatir kalau-kalau saya mengarang, tulisan saya ini bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah ! PENYIMPANGAN SEKSUAL YANG ALAMI Telah saya bahas di atas bahwa hormonlah yang menentukan jenis kelamin kita. Yang belum saya sampaikan adalah proses pembentukannya. Jika perkembangan hormon dalam janin kita sempurna, maka kelak kita akan lahir ke dunia sebagai pria sejati dan wanita tulen. Sebaliknya, jika ada "sesuatu" yang kurang dalam proses tersebut, maka selamat....anda akan muncul sebagai pria feminim atau wanita maskulin. Jadi....atas kesalahan siapakah kaum gay dan lesbian ini ? Kedua orangtua kita kah ? Atau kesalahan kita sendiri ? Atau kesalahan Tuhan pencipta semesta alam ? Saya tidak tahu pasti, tetapi lebih mudah menyalahkan orang lain dan Tuhan daripada menerima kebenaran, bahwa selalu ada penyimpangan akibat dari dosa asal manusia. Berikutnya ? Pentingkah sekarang ini mencari pihak yang akan disalahkan daripada mencari sebuah solusi atas kenyataan ini ? Berbahagialah anda yang memang sempurna sebagai seorang laki-laki dan wanita asli. Namun janganlah bersedih karena anda kurang beruntung sebagai manusia "normal". Mengapa ? Karena anda memiliki kelebihan dari seorang pria sekaligus kelebihan kaum wanita. Hal ini akan saya tulis nanti...jadi sabar yaa... Dari buku yang saya baca, Why Men Don't Listen and Women Can't Read Map, penyimpangan seksual ini diperkirakan 3-5 persen dari jumlah penduduk. Artinya, setiap 1000 orang ada 30-50 orang yang dilahirkan dalam kondisi "menyimpang." Sulit dipercaya memang, tetapi inilah kenyataannya. Namun perlu dicatat bahwa mereka ini mempunyai "kecenderungan" bukan "pasti" menjadi homo atau lesbi. Tinggal bagaimana reaksi dari keluarga dan pengaruh lingkungan sekitarnya. Apakah mendorong atau menghambatnya ?
KETIKA DUNIA MEMPERLAKUKAN KITA TIDAK ADIL Tindakan pertama yang harus kita lakukan adalah menerima. Meyadari bahwa situasi ini adalah kehendak alam yang tidak direncanakan dan tidak dapat dihindari adalah satu-satunya cara untuk bisa menerima keadaan. Dan juga sebagai satu-satunya jawaban yang atas pertanyaan mengapa ? Berikutnya, yang memberikan sedikit harapan adalah penyimpangan seksual ini adalah "kecenderungan" bukan "kepastian". Tentunya perjalanan anda menuju hidup yang normal akan lebih berat akibat "bibit" yang anda bawa ini. Berat bukan berarti tidak bisa dilakukan, betul bukan ? Tetapi jika anda memilih untuk tetap menjadi gay atau lesbi apakah hal ini salah ? Bisa ya dan bisa tidak tergantung dari mereka yang menilainya. Kalau saya, tidak masalah sama sekali...toh bukan sebuah kejahatan atau kesengajaan kita. Namun bukan berarti semua orang seperti saya, ada orang yang benci dengan kaum gay dan kaum lesbi ini, namun ada juga mereka yang menaruh simpati dengan penyimpangan seksual ini. Langkah terakhir adalah langkah tersulit, yaitu merubah paradigma berpikir masyarakat atau keluarga kita. Saya rasa dengan menjelaskan bahwa kaum homo/lesbi ini tidak menginginkan dirinya seperti ini akan menimbulkan simpati kepada mereka. Jika perlu, cetak tulisan ini dan biarkan mereka membaca bahwa pria feminim atau wanita maskulin ini disebabkan karena pengaruh hormon dalam tubuh mereka. Penyimpangan ini alami dan tidak dibuat-buat. Nah....apakah anda pria sejati ? Wanita tulen ? Ataukah anda mempunyai kecenderungan sebagai pria feminim atau wanita maskulin ? Biar tes psikologis singkat ini yang akan membuktikannya ! Selamat mencoba.... |
|
| ©2008
- mY homE website - All Rights Reserved. © WEBMASTER HOTLINE : 031 - 7031 1231 |