|
|||||
| WAPANNURI.COM | |||||
|
|||||
| Kesehatan | Pekerjaan | Komputer| Karakter | Kepemimpinan | Cinta | Teamwork | Ekonomi | Humor | Buku | FRIEND2F |
DAFTAR tulisanku tentang KEPEMIMPINAN
|
GAYA KEPEMIMPINAN EFEKTIF, TAK AKAN LEPAS DARI KEPRIBADIAN ANDASebagai seorang manusia, kita tak lepas dari yang namanya kelebihan dan kekurangan. Anda bisa saja mengidolakan sesorang dan menjadikannya teladan. Tetapi, jati diri anda tidak akan pernah bisa berubah seperti idola anda. Demikian pula dengan gaya kepemimpinan anda, tak akan pernah bisa lepas dari kepribadian dasar anda. Untuk mengetahui mengenai kepribadian dasar anda, silahkan mengikuti tes kepribadian berikut ini. Kemudian anda bisa melihat kelebihan dan kekurangan kepribadian anda di bagian karakter yang sudah saya tulis.
MENJADI EFEKTIF Di sini, kita berbicara mengenai cara bukan tujuan. Pertanyaan yang timbul ada dua. Pertama, arah mana tujuan kita. Kedua, bagaimana caranya. Saya rasa, kita pasti setuju bahwa sebuah tujuan bisa dicapai dengan berbagai cara. Tetapi yang namanya tujuan ya tujuan. Yakinlah, bahwa anda diciptakan Tuhan spesial. Maksud saya, anda mempunyai gaya kepemimpinan sendiri, yang akan lebih efektif jika anda melakukan dengan cara anda. EMPAT GAYA KEPEMIMPINAN DARI EMPAT MACAM KEPRIBADIAN Saya mendasarkan gaya kepemimpinan berdasarkan kepribadian seseorang. Keempat gaya kepemimpinan itu adalah : Masing – masing gaya kepemimpinan memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak ada pemimpin yang sempurna. Mengharapkan kesempurnaan berarti mengharapkan sesuatu yang mustahil. Yang harus anda lakukan dengan gaya kepemimpinan adalah mengembangkan kelebihan anda semaksimal mungkin dan membiarkan orang lain untuk menutupi kekurangan anda. Lagipula, tugas utama seorang pemimpin bukan untuk mengerjakan, tetapi untuk mendelegasikan dan mengarahkan. GAYA KEPEMIMPINAN KARISMATIS
Mungkin, kelemahan terbesar tipe kepemimpinan model ini bisa saya analogikan dengan peribahasa Tong Kosong Nyaring Bunyinya. Mereka mampu menarik orang untuk datang kepada mereka. Setelah beberapa lama, orang – orang yang datang ini akan kecewa karena ketidak-konsisten-an. Apa yang diucapkan ternyata tidak dilakukan. Ketika diminta pertanggungjawabannya, si pemimpin akan memberikan alasan, permintaan maaf, dan janji. Yah, itu saja, tanpa adanya komitmen untuk berubah. Banyak yang datang, tetapi banyak juga yang pergi. Gaya kepemimpinan karismatis bisa efektif jika : GAYA KEPEMIPINAN DIPLOMATIS
Kesabaran dan kepasifan adalah kelemahan pemimpin dengan gaya diplomatis ini. Umumnya, mereka sangat sabar dan sanggup menerima tekanan. Namun kesabarannya ini bisa sangat – sangat keterlaluan. Mereka bisa menerima perlakuan yang tidak menyengangkan tersebut, tetapi pengikut-pengikutnya tidak. Dan seringkali hal inilah yang membuat para pengikutnya meninggalkan si pemimpin. Gaya kepemimpinan diplomatis ini akan efektif bila : GAYA KEPEMIMPINAN OTORITER
Dingin dan sedikit kejam adalah kelemahan pemimpin dengan kepribadian merah ini. Mereka sangat mementingkan tujuan sehingga tidak pernah peduli dengan cara. Makan atau dimakan adalah prinsip hidupnya. Nah, disinilah masalahnya. Semua orang adalah musuh, entah itu bawahannya atau rekan kerjanya. Si otoriter ini kadang kala menekan bawahannya supaya tidak menjadi ancaman, entah itu dengan kedisiplinan yang tidak masuk akal atau dengan target yang tak mungkin dicapai. Gaya kepemimpinan otoriter ini bisa efektif bila : GAYA KEPEMIMPINAN MORALIS
Yang paling mengerikan dari pemimpin berkepribadian biru ini adalah emosinya. Dia sangat tidak stabil, kadang bisa tampak sedih dan mengerikan, kadang pula bisa sangat menyenangkan dan bersahabat. Gaya kepemimpinan moralis ini efektif bila : Yah, langkah pertama untuk menjadi seorang pemimpin adalah menjadi diri sendiri. Setelah anda memahami plus minus kepribadian anda, langkah berikutnya adalah memahami prinsip-prinsip kepemimpinan (malahan ada yang menyebutnya sebagai hukum kepemimpinan!) Hukum berarti kepastian, yang melakukan akan mendapatkan imbalan. Sedangkan mereka yang melanggarnya akan mendapatkan ganjaran. Apakah pemimpin itu bakat alami ? Saya yakin tidak. Namun, memang ada beberapa orang yang ditakdirkan menjadi seorang pemimpin besar. Tetapi bakat saja tidak cukup. Seorang yang dilahirkan jenius masih tetap perlu belajar. Demikian pula untuk menjadi pemimpin yang efektif, perlu belajar ! Jika anda merasa mempunyai bakat sebagai pemimpin, jangan sia-siakan kelebihan anda karena saya yakin bahwa anda akan jauh lebih hebat dari saat ini. Jika anda mau berubah tentunya! |
|
| ©2008
- mY homE website - All Rights Reserved. © WEBMASTER HOTLINE : 031 - 7031 1231 |