Website Wapannuri

MEMPELAJARI GAYA KEPEMIMPINAN RAJA DAUD

Saya begitu terinspirasi dengan gaya kepemimpinan raja Daud karena dia mampu merubah orang – orang yang dianggap sampah masyarakat menjadi orang – orang yang dihormati masyarakat. Rasanya seperti melihat film bioskop karena to good too be true ! Namun memang inilah yang sebenarnya terjadi. Alkitab dengan jelas mencatat latar belakang pengikut Daud di 1 Samuel 22:2. Mereka adalah orang-orang yang dipenuhi masalah, orang-orang yang dikejar debt collector, orang-orang yang sakit hati, dan orang-orangyang dibuang masyarakat. Setelah dipimpin dan dihajar oleh Daud, orang-orang ini akhirnya menjadi tangan kanan Daud, pemimpin 1000 orang, pemimpinnya si pemimpin 1000 orang tadi, dan pemimpin dari semua pemimpin 1000 orang tadi...biar gak bingung...Daud itu punya CEO sendiri, terus di bawahnya ada General Manager, terus di bawahnya ada Manager, terus supervisor sampe karyawan biasa....gitu....(lihat di 2 Samuel 23:8-39 dan 1 Tawarikh 10:10-47 sekalian 1 Tawarikh 12)

Kepemimpinan Daud
Daud juga terkenal dengan sebutan "Singa dari Yehuda!"

Nah, ada dua topik yang akan saya kupas berdasarkan tema ini. Pertama, definisi kepemimpinan dan tingkatan kepemimpinan itu sendiri. Kedua, ya tentang gaya kepemimpinan Daud.  Tahan nafas, siapkan kopi susu di kiri komputer anda, dan obat nyamuk di kaki anda karena saya akan berbicara paaanjaaang daaaan leeebaaar..... hahahaha....

DEFINISI DAN TINGKAT KEPEMIMPINAN
Definisi kepemimpinan adalah ”pengaruh”.  Artinya seberapa besar kita bisa mempengaruhi orang lain untuk melakukan (dengan senang hati) apa yang kita inginkan.

Repotnya, pengaruh ini tidak datang dengan tiba-tiba. Harus diperoleh melalui perjuangan, keberuntungan, dan kesinambungan. Nek kita merokok terus kita melarang anak kita supaya tidak merokok kira-kira bisa nggak yaa ? Bisa dong, karena kita bapaknya....terus kita sedikit mengancam...”Hei Nak ! Nek kamu ketahuan papa rokokan, jangan harap dapat uang jajan yaa!” Mana ada anak yang gak nuruti perintah bokapnya kalo diancam dengan stop uang saku ?  He...he...he... Titah papa kan jangan ketahuan kalo merokok...jadi kalo gak ketahuan gak apa-apa kan. Kembali ke topik ! Bisakah ini disebut sebagai pengaruh ? Pikirkan sendiri jawabannya.

Pengaruh seseorang itu akan kelihatan ketika kita melihat kehidupan sehari-harinya. Seorang yang perkataan dan perbuatannya sama lebih mempunyai pengaruh daripada orang yang ucapan dan tindakannya bertolak belakang. Namun pada kenyataannya itu hanya teori bukan ? Ada bos yang bodohnya minta ampun namun bisa menjadi pemimpin karena koneksi, menjilat, atau anaknya pemilik perusahaan. Inilah tingkatan kepemimpinan yang pertama, Pemimpin tanpa pengaruh !

Matilah kita jika memiliki pemimpin seperti ini ! Karena yang ada adalah sakit hati, kemarahan, kekacauan, dan kediktatoran ! Ha...ha...ha... saran saya, segera cari kerjaan baru karena kapal yang anda naiki sedang dalam proses tenggelam ke dasar laut ! Gak percaya ? Wes gak usah dibuktikan ! Percayalah !

Ada dua tingkat kepemimpinan lagi, jadi totalnya ada tiga tingkat kepemimpinan. Pemimpin Tingkat kedua adalah pemimpin sejati alias pemimpin dengan pengaruh. Orang-orang mengikutinya karena kharismanya atau kemampuannya. Jika karakter dan integritasnya tinggi maka dia akan menjadi pemimpin yang lebih hebat lagi. Yaitu pemimpinnya para pemimpin, inilah tingkat kepemimpinan tertinggi atau tingkat ketiga. Memimpin para pemimpin sejati lainnya. Seorang pemimpin yang lemah akan selalu mengikuti pemimpin yang lebih kuat dari dirinya. Inilah hukum kepemimpinan ! Dan Daud adalah pemimpin tingkat ketiga, bahkan lebih lagi.

Daud merubah orang – orang yang tidak pernah dibayangkan untuk bisa diterima di masyarakat menjadi pemimpin yang memimpin mereka. Lebih jauh lagi, orang-orang ini menghasilkan pemimpin – pemimpin lainnya. Daud memproduksi pemimpin, dan mereka mereproduksinya lagi. Secara berulang-ulang, terus-menerus, sehingga seorang yang paling kecil dari mereka sanggup melawan seratus orang sedangkan yang paling besar dari mereka sanggup melawan seribu orang !


GAYA KEPEMIMPINAN DAUD
Satu alasan yang membuat Daud menjadi pemimpin besar adalah sudut pandangnya yang unik. Daud melihat segala sesuatunya dari kacamata Allahnya yang besar. Allah yang memungkinkan segala sesuatu, Allah yang membuat yang tidak ada menjadi ada, Allah yang adil, Allah yang benar, Allah yang setia dengan janjinya, Allah yang mencintai manusia dan Allah yang memilih bangsa Israel untuk menjadi umat pilihanNyal Dasar inilah yang dipegang teguh oleh Daud di setiap kehidupannya. Kita, manusia yang hidup saat ini menyebut ini semua dengan kata idealisme, prinsip, atau integritas.

Ilmu psikologi mengajarkan bahwa tindakan kita dipengaruhi dengan apa yang kita pikirkan. Jika pikiran kita mengatakan tidak mungkin, maka tubuh akan bereaksi dengan malas, lemas, dan lambat untuk bertindak. Sehingga tindakan kita mengiyakan pemikiran kita. Pikiran, walaupun tidak kelihatan, sangat mampu untuk mengendalikan apa yang kelihatan. Imam semar, seorang yang menulis mengenai forex, saham, dan komoditi menyebutnya “Self Fulfilling Prophecy”. Artinya ramalan yang terwujud karena secara tidak sadar pikiran mereka menginginkan ramalan tersebut terjadi !

Saya membahas mengenai karakter ini karena inilah syarat utama untuk bisa mencapai tingkat kepemimpinan yang selevel dengan Daud. Tingkat ketiga, pemimpinnya para pemimpin. Seorang pemimpin harus mempunyai keahlian memimpin. Seorang pemimpinnya pemimpin selain memiliki keahlian memimpin harus memiliki karakter. Dan karakter yang kuat harus didasari oleh integritas yang benar. Berbicara mengenai kebenaran, tentu hanya ada satu saja yang benar. Yaitu Tuhan sendiri ! Daud memiliki keahlian memimpin yang tinggi inilah yang membuat orang-orang tertarik dengan dirinya. Daud memiliki karakter yang benar, inilah yang mengikat mereka dengan dirinya. Keberhasilan ataupun kesuksesan memang mampu manarik orang datang, namun hanya ketulusan, kejujuran, dan pengorbananlah yang menjaga mereka untuk tidak pergi.


PAHLAWAN – PAHLAWAN DAUD
“Sebab dari buahnyalah kamu dapat menilai mereka,” kata Yesus kepada murid-muridnya. Demikian pula dengan kepemimpinan yang berhasil. Dari pengikutnyalah kita bisa menilai pemimpinnya. Pepatah modern bilang,” Buah jatuh tak jauh dari pohonnya.” Orang bule bilang, “Like Father, Like Son.” Sedangkan John C Maxwell bilang, “Pemimpin yang lebih lemah selalu mengikuti pemimpin yang lebih kuat dari dirinya.” Terakhir, Wapannuri bilang, “Dari pahlawan-pahlawan Daud-lah kita bisa  menilai kepemimpinannya.”

Pahlawan-Pahlawan Daud | Triwira 2 Samuel 23:16
Kepahlawanan Triwira mengambil air untuk Daud (2 Samuel 23:13-17)

Yang pertama adalah Triwira. Yosabeam bin Hakhmoni, kepala Triwira, dalam satu pertempuran dia membunuh 300 orang dengan tombaknya. Kedua, Eleazaar bin Dodo, membunuh saking banyaknya orang Filistin sampai pedangnya lengket di tangannya karena darah. Ketiga, Sama bin Age, sendirian membunuh orang Filistin sehingga mereka melarikan diri karena satu orang Sama bin Age. Mereka bertiga ini adalah pengawal pribadi Daud. Nek di Indonesia namanya Propram, sedangkan nek dek Amerika namanya Secret Service. Kalo sudah liat film SALT yang dibintangi Angelina Jolie kita bisa tahu kehebatan pengawal khusus presiden ini....he...he...he... SALT apik yooo, rugi nek gak liat !

Saya tidak bisa membayangkan gimana seremnya ketiga orang ini. Daud sendirian saja sudah serem. Apalagi ditambah Triwira ini. Edan ! Beruang ataupun Singa disobek mulutnya oleh Daud ! Ini beneran, bukan cuman omongannya Tessy, “Tak suwek mulutmu ! Hahahaha.....srimulat...srimulat!”

Lanjooot....

Abisai, adik Yoab, anak Zeruraya, kepala 30 pemimpin besar, juga mateni 300 orang dengan tombaknya, hanya beda dikit dengan Triwira. Sangat dihormati dan dicintai oleh mereka. Benaya bin Yoyada, spesialis tipe-Goliath. Jika Daud hanya membunuh satu Goliat, maka Benaya ini udah membunuh tiga. Bahkan dia ngajak tarung seekor Singa di guanya sendiri.

Lainnya, pengikut Daud di Ziklag, masing-masing dari mereka sanggup memanah dengan tangan kanan ataupun dengan tangan kiri. Pengikut Daud dari Gad, mukanya garang seperti singa dan larinya secepat kijang. 

Nah, ini yang bikin males ngetiknya....pasukan-pasukan yang mengikuti Daud. Tak kira-kira saja yaa, paling tidak lebih dari 200.000 orang prajurit.

Semuanya ini adalah pengikut Daud. Jika kita menengok kebelakang sebentar...dari mana Daud mendapatkan Children Fruit (Anak Buah) sebanyak ini ? Waktu itu Daud mau dibunuh Saul terus dia melarikan diri sendirian. Saking takutnya, Daud tidak membawa dalam pelariannya itu. Dia sampai pura-pura jadi orang gila supaya tidak dibunuh oleh musuh-musuhnya. Akhirnya Daud sampai di gua Adulum, tempat orang-orang buangan. Di sinilah Daud memperoleh pengikut-pengikutnya yang pertama dan untuk seumur hidupnya. Jumlahnya 400 orang !

Wes...pikiren sendiri, bagaimana mungkin dari 400 bisa menjadi 200.000 ? Jika bukan karena kepemiminan Daud yang luar biasa hebat tentu jumlah ini tidak akan mungkin terjadi ! Keahlian memimpin tidak bisa melipatgandakan hingga sebesar ini. Hanya keahlian dengan karakter yang benar sajalah yang membuat proses regenerasi sedahsyat ini. Pelajari Gaya kepemimpinan Daud dan mulailah dari memiliki sudut pandang yang benar ! 

Mengenal Kepribadian dan Zaman Daud Hidup
Dunia seperti apakah yang Daud hidupi ? Bagaimana Kepribadiannya ?

Pahlawan - Pahlawan Daud | Wikipidia Inggris
Wikipedia memang lengkap datanya, sayang sekali tidak ada dalam bahasa Indonesia

Gaya Kepemimpinan Honda
Antik, menarik, keras, namun mendidik. Pelajari cara Soichiro memimpin karyawannya

Share this content

ARTIKEL TERBARU

PRINSIP KEPEMIMPINAN

GAYA KEPEMIMPINAN

ARTIKEL LEPAS